Ruang Kelas Analog
Simulasi penggunaan lampu dengan sakelar manual. Lampu dapat tetap menyala walaupun kelas kosong atau cahaya alami sudah cukup.
SAVER-KIT merupakan inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang mengintegrasikan Portal Simulasi Energi Virtual dengan Eco-Sensor Kit untuk membantu siswa memahami penggunaan energi listrik, menganalisis pemborosan, menghitung biaya, serta merancang solusi penghematan energi berbasis sensor digital.
Bandingkan penggunaan energi listrik pada sistem manual dan sistem otomatis berbasis sensor digital.
Simulasi penggunaan lampu dengan sakelar manual. Lampu dapat tetap menyala walaupun kelas kosong atau cahaya alami sudah cukup.
Simulasi penerangan otomatis berbasis sensor gerak PIR dan sensor cahaya LDR.
Lampu lorong merespons pergerakan pengguna dan dapat mati otomatis ketika area tidak digunakan.
Eksplorasi penggunaan energi listrik di rumah, mulai dari lampu hingga peralatan elektronik, serta hitung energi dan biaya listrik.
Masukkan data penggunaan listrik untuk menghitung konsumsi energi, biaya listrik, dan potensi penghematan pada sistem otomatis SAVER-KIT.
SAVER-KIT tidak hanya digunakan dalam pembelajaran Fisika. Data energi, sensor, lingkungan, biaya, dan hasil pengamatan dapat dikembangkan menjadi pembelajaran lintas mata pelajaran. Klik salah satu mata pelajaran untuk melihat keterkaitan CP dan materi.
Menganalisis daya, energi listrik, beda potensial, arus listrik, efisiensi, sensor PIR dan LDR.
Mengolah data energi, menghitung persentase, membandingkan grafik, dan menganalisis potensi penghematan.
Mempelajari coding, sensor digital, microcontroller, IoT, pengolahan data dan desain sistem otomatis.
Mengkaji hubungan efisiensi energi dengan lingkungan, keberlanjutan dan kualitas ekosistem.
Menganalisis konsumsi energi, lingkungan sekolah, perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.
Menganalisis biaya listrik, efisiensi anggaran, penghematan dan dampak ekonomi penggunaan teknologi.
Menyusun laporan, artikel, argumentasi, presentasi dan rekomendasi berbasis data.
Mengembangkan tanggung jawab, kepedulian lingkungan, gotong royong dan budaya hemat energi.
Audit penggunaan listrik di lingkungan sekolah.
Analisis data konsumsi dan biaya listrik.
Merancang solusi Smart Energy berbasis sensor.
Presentasi rekomendasi Smart School Energy.
Konsep listrik, energi, daya, sensor dan efisiensi.
Portal web, sensor digital, microcontroller dan otomatisasi.
Merancang sistem, sensor, prototype dan solusi teknologi.
Perhitungan energi, biaya, persentase dan analisis data.
Pembelajaran dikaitkan dengan masalah nyata penggunaan energi di sekolah.
Siswa mengamati, menganalisis, mengambil keputusan dan merefleksikan hasil pembelajaran.
Simulasi interaktif, sensor, animasi dan eksperimen membuat pembelajaran lebih menarik.
Mengamati masalah energi di sekolah.
Menerapkan konsep dalam simulasi.
Menghitung energi dan biaya listrik.
Menguji solusi menggunakan sensor kit.
Seluruh perhitungan sistem Analog dan Smart Energy diintegrasikan dalam satu dashboard untuk membaca pola penggunaan energi, efisiensi, target penghematan, dan status energi sekolah.
Perbandingan estimasi penggunaan energi per hari selama satu minggu.
Menghitung efisiensi energi sekolah...
Target default ditetapkan sebesar 30% dan dapat dibandingkan langsung dengan hasil simulasi.
Menu investigasi penggunaan energi nyata sebagai jembatan dari simulasi menuju rekomendasi sekolah.
Siswa mencatat perangkat listrik, daya, jumlah unit, lokasi, dan pola penggunaan.
Mengamati lampu yang tetap menyala, ruangan kosong, serta potensi pemborosan energi.
Menggunakan dashboard untuk menghitung kWh, biaya, penghematan, dan status efisiensi.
Menyusun solusi berbasis data untuk diterapkan pada kelas, lorong, atau area sekolah.
Eksperimen alat bantu ajar hibrid untuk menguji konsep sensor, otomatisasi, dan efisiensi energi.
Uji respons lampu ketika terdapat aktivitas siswa dan pengaruh waktu tunggu otomatis.
Bandingkan kondisi terang dan gelap untuk menentukan kapan lampu harus menyala atau mati.
Hubungkan pembacaan sensor dengan logika otomatisasi dan data energi yang dapat dikirim ke portal.
SAVER-KIT menjadi ruang projek kolaboratif yang menghubungkan konsep Fisika dengan Informatika, Matematika, Ekonomi, Bahasa Indonesia, PPKn, dan isu lingkungan.
Mengukur daya, waktu penggunaan, menghitung energi listrik, membuat tabel, grafik, dan membandingkan Analog vs Smart Energy.
Mendesain logika sensor, membaca data Arduino, menguji otomatisasi, dan memahami alur data menuju dashboard.
Menghitung biaya operasional listrik dan menganalisis manfaat ekonomi dari penghematan energi.
Menyusun laporan audit, argumentasi rekomendasi, kampanye hemat energi, dan aksi tanggung jawab warga sekolah.
Struktur dashboard telah disiapkan agar nantinya dapat menerima data sensor dari Arduino melalui Serial, Wi-Fi, ESP8266/ESP32, Firebase, MQTT, atau API sekolah.
Hook integrasi tersedia melalui fungsi updateArduinoData(data). Sistem dapat menerima objek data seperti PIR, LDR, daya, energi, atau parameter sensor lain tanpa menghapus kalkulator dan simulasi yang sudah ada.